Tahapan Memasang Keramik pada Lantai

Bahan keramik tak sedikit dipakai untuk lantai (flooring). Dengan tak sedikit opsi warna, motif, dan ukuran bakal memperindah desain ruangan. Untuk memasangya diperlukan kepandaian dan ketelitian supaya memperoleh hasil yang keren. Tetapi Kamu pun bisa belajar memasang keramik sendiri. Dalam pemasangannya ada berbagai faktor yang butuh diperhatikan, supaya pemasangan keramik cocok dan benar.

Tahapan Memasang Keramik pada Lantai



  1. Tentukan tipe keramik yang diperlukan, umpama untuk lantai eksterior alias interior. Pemilihan ini disesuaikan dengan kondisi tempat pemasangannya.
  2. Tentukan luas permukaan yang bakal dilapisi keramik, dan bahan pemasangannya. Keramik yang diperlukan dilebihkan kurang lebih 15% dari luas ruangan terkukur untuk tipe pemasangan paralel, dan 25% untuk diagonal.
  3. Tentukan warna, ukuran, dan motif keramik.
  4. Tentukan metode alias tutorial pemasangan yang bakal diperbuat, apakah open join dengan lebar nat >3mm, alias closed join dengan nat kecil < 3mm.
  5. Tentukan pola pemasangan yang diharapkan, apalah paralel alias diagonal. Pemasangan dengan cara diagonal bakal membutuhkan lebih tak sedikit keramik sebab tak sedikitnya keramik yang dipotong pada tepi ruangan.
  6. Persiapan Memasang Keramik


Pastikan lantai yang bakal dipasang keramik telah kuat dan rata. Faktor ini untuk memastikan keramik yang terpasang tak bakal retak dan pecah. Pastikan pula dasar lantai tak tersedia retakan dan serpihan, apabila ada wajib dihaluskan dan dibersihkan terlebih dahulu.

Siapkan bahan-bahan dan peralatan berikut ini:

Meteran
Penggaris siku
Sarung tangan
Kacamata pengaman
Palu karet
Pemotong ubin alias tang ubin
Benang ukur dan paku
Pisau plamur
Cetok
Tile spacer
Waterpass alumunium (bubble level)
Spons
Spidol alias kapur
Mortar sebagai perekat keramik
Tile grout sebagi pengisi nat
Cara Pemasangan Keramik


  • Temukan titik pusat dari area lantai. Titik pusat bisa ditentukan dengan mengukur persilangan aspek ruangan yang satu ke aspek lainnya. Kemudian tandai pertengahan garis yang terukur. Menemukan titik pusat adalah prioritas utama, sebab faktor ini bakal menentukan di mana wajib memasang keramik yang pertama dan berikutnya.
  • Mulailah pemasangan keramik yang pertama dari titik pusat ke salah satu dinding
  • Softwarekan mortar perekat keramik dengan cetok (bergerigi lebih baik) dengan cara merata pada dasar lantai. Rentangan software perekat sebaiknya jangan terlalu luas lumayan 3-4 ubin keramik. Dikhawatirkan perekat bakal cepat mengering, jadi rekatannya pada keramik tak keren.
  • Letakkan keramik di atasnya, dan tekan ke bawah dengan pelan, dan ketok dengan palu karet hingga posisi ubin stabil. Pada saat mengetok keramik, pastikan Kamu memeriksa suara yang timbul. Apabila suara berdengung berarti ada perekat yang tak merekat pada keramik. Segera angkat keramik tersebut dan perbuat pembetulan pengadukan perekat hingga merata dan tempelkan pada posisi semula.
  • Gunakan tile spacer (pemisah ubin) dan lanjutkan pemasangan ubin berikutnya.
  • Pakailah waterpass alumunium untuk mengepaskan ketinggian keramik hingga merata. Apabila terkesan ada permukaan yang tak rata, maka bisa meningkatkan alias mengurangi mortar perekat keramik hingga rata.
  • Pada saat pemasangan pada ujung baris, perbuat pengukuran pada keramik yang bakal dipotong dengan tutorial menempatkannya di atas keramik terbaru, dan dengan memberi ruang untuk nat. Tandai dengan spidol pada keramik yang bakal dipotong.
  • Ulangi langkah nomer 2 hingga 7 untuk baris keramik berikutnya.
  • Biarkan selagi satu setengah hari supaya mortar perekat keramik mengering.
  • Perbuat pengisian nat dengan grout. Grout adalah mortar (semen) yang dipakai untuk mengisi kekosongan alias lubang keramik.
  • Bersihkan kelebihan grout dengan memakai spons basah.
0 Komentar untuk "Tahapan Memasang Keramik pada Lantai"

Back To Top